Dalam proses stamping press, sedikit saja kesalahan pada material, setting mesin, atau desain dies bisa berdampak langsung pada kualitas part yang dihasilkan. Memahami jenis cacat stamping press yang paling sering muncul dapat membantu tim produksi maupun customer memastikan hasil part tetap konsisten dari batch ke batch.
Apa Saja Jenis Cacat Stamping Press yang Umum Terjadi?
Berikut beberapa jenis cacat yang paling sering ditemui dalam proses produksi sheet metal stamping.
- Springback
- Wrinkling
- Burr (Sirip Tajam pada Tepi Part)
- Cracking (Retak)
- Thinning (Penipisan Material)
- Galling
- Dimensional Variation
Note: Gambar Contoh Cacat Stamping diambil dari berbagai sumber.
1. Springback
Springback terjadi ketika material logam kembali sedikit ke bentuk semula setelah proses bending atau forming selesai. Fenomena ini muncul karena sifat elastis material yang tidak sepenuhnya hilang saat ditekan oleh dies. Springback yang tidak terkontrol membuat sudut atau lengkungan part meleset dari dimensi yang diinginkan, terutama pada material dengan yield strength tinggi.
2. Wrinkling
Wrinkling atau kerutan biasanya muncul pada proses deep drawing, ketika material logam mengalami tekanan kompresi berlebih di area tertentu. Kerutan ini umum terjadi pada bagian flange atau dinding part yang mengalami perubahan bentuk drastis, dan seringkali dipicu oleh blank holder force yang kurang sesuai.
3. Burr (Sirip Tajam pada Tepi Part)
Burr adalah salah satu bentuk cacat stamping press yang muncul sebagai sisa material tajam di tepi hasil potongan, akibat proses blanking atau piercing. Burr yang berlebihan bisa mengganggu proses assembly, menyebabkan cedera pada operator, atau menurunkan kualitas tampilan akhir produk.
4. Cracking (Retak)
Burr adalah salah satu bentuk cacat stamping press yang muncul sebagai sisa material tajam di tepi hasil potongan, akibat proses blanking atau piercing. Burr yang berlebihan bisa mengganggu proses assembly, menyebabkan cedera pada operator, atau menurunkan kualitas tampilan akhir produk.
5. Thinning (Penipisan Material)
Thinning terjadi ketika material mengalami peregangan pada satu titik selama proses forming, sehingga ketebalannya berkurang dibanding area sekitarnya. Jika penipisan ini terlalu ekstrem, part berisiko menjadi titik lemah yang mudah rusak saat menerima beban. Salah satu bentuk cacat stamping press yang sering luput dari inspeksi visual biasa.
6. Galling
Galling adalah kondisi di mana material menempel dan tergores pada permukaan dies akibat gesekan berlebih selama proses stamping. Cacat ini sering meninggalkan bekas goresan pada permukaan part dan bisa mempercepat keausan pada dies itu sendiri.
7. Dimensional Variation
Variasi dimensi antar part dalam satu batch produksi bisa muncul akibat keausan dies, ketidakstabilan mesin, atau inkonsistensi material dari batch ke batch. Jenis cacat stamping press ini biasanya baru terlihat jelas saat proses QC atau saat part gagal masuk ke tahap assembly berikutnya.
Penting bagi tim produksi maupun customer yang ingin memastikan kualitas part stamping tetap konsisten, terutama untuk komponen yang menuntut presisi tinggi dalam industri manufaktur.
Dengan dukungan fasilitas stamping press serta pengalaman dalam proses tooling dan produksi, PT Berdua Sejahtera Teknik siap membantu Anda meminimalkan risiko cacat stamping press di atas melalui proses yang terkontrol dan konsisten. Tim kami dapat berdiskusi lebih lanjut mengenai kebutuhan part Anda, mulai dari tahap desain hingga produksi massal.
Hubungi Kami:
Alamat Office – Workshop
Kawasan Industri Jababeka III Jl. Tekno Raya No.2A Blok C, Pasirgombong, Cikarang Utara, Bekasi, Jawa Barat – Indonesia 17530
Jam Operasional
Senin s/d Jumat 08.00 – 17.00 WIB
Phone: 021-397 028 17
Email: marketing@pt-bst.com
Whatsapp: +6281 1434 1828





